<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kumpulan artikel investasi dari berbagai sumber</title>
	<atom:link href="http://bloginvestasi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloginvestasi.wordpress.com</link>
	<description>karena membaca adalah perintah pertama di dalam Al-Quran</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Mar 2011 11:05:13 +0000</lastBuildDate>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bloginvestasi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kumpulan artikel investasi dari berbagai sumber</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bloginvestasi.wordpress.com/osd.xml" title="kumpulan artikel investasi dari berbagai sumber" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bloginvestasi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Outlook Bunga Grogoti Emas</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2011/03/29/outlook-bunga-grogoti-emas/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2011/03/29/outlook-bunga-grogoti-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 11:01:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[TODAY&#8217;S ANALYSIS COMMODITY Monexnews &#8211; Emas melemah akibat ekspektasi kenaikan suku bunga mulai grogoti sentimen; investor juga terlihat berhati-hati setelah emas gagal pertahankan rekor tinggi pekan lalu. Meskipun demikian, lemahnya dollar, kerusuhan Afrika Utara dan Timur Tengah, serta krisis utang zona-euro utang masih topang logam mulia. &#8220;Emas terlihat kesulitan cetak harga tertinggi baru,&#8221; ungkap analis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=153&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="berita">
<div id="content"><img src="http://www.monexnews.com/images/userfiles/image/image/Commodities/Gold/Gold%201.jpg" alt="" align="right" /></p>
<div>
<h5>TODAY&#8217;S ANALYSIS  		COMMODITY</h5>
</div>
<p>Monexnews &#8211; Emas melemah akibat ekspektasi kenaikan suku bunga mulai grogoti sentimen; investor juga terlihat berhati-hati setelah emas gagal pertahankan rekor tinggi pekan lalu. Meskipun demikian, lemahnya dollar, kerusuhan Afrika Utara dan Timur Tengah, serta krisis utang zona-euro utang masih topang logam mulia.</p>
<p>&#8220;Emas terlihat kesulitan cetak harga tertinggi baru,&#8221; ungkap analis Macquarie, Hayden Atkins. &#8220;Tingginya harga minyak, kerusuhan Timur Tengah, dan masalah utang Eropa belum cukup berikan tenaga reli kembali.”</p>
<p>Prospek kenaikan suku bunga kini mulai bayangi outlook emas. Kenaikan suku bunga dapat tingkatkan biaya berinvestasi di logam mulia sehingga kurangi minat investor. Komentar hawkish Fed’s Bullard dan Fed’s Plosser indikasi akan segera berakhirnya program pembelian obligasi Federal Reserve. Pernyataan ECB’s Trichet juga tegaskan kemungkinan kenaikan suku bunga ECB pada pertemuan 7 April. &#8220;Perbaikan ekonomi AS yang diikuti dengan berakhirnya program Quantitative Easing Fed akan picu kenaikan suku bunga riil AS secara bertahap untuk tahun 2011,&#8221; tulis Goldman Sachs. &#8220;Jika suku bunga riil kembali ke level Februari 1,3% maka reli emas akan melambat.”(fir)</p>
<p>http://www.monexnews.com/commodity/9995/Outlook_Bunga_Grogoti_Emas.php</p>
<p><a title="investasi" href="http://prigunainvestama.com" target="_blank">investasi</a></p>
<p><a title="investasi" href="http://prigunainvestama.com/" target="_blank">investasi</a></p>
<p><a title="investasi" href="http://prigunainvestama.com/" target="_blank">investasi</a></p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=153&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2011/03/29/outlook-bunga-grogoti-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.monexnews.com/images/userfiles/image/image/Commodities/Gold/Gold%201.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Franchise Waralaba Bisnis Investasi Bagus Indonesia</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/franchise-waralaba-bisnis-investasi-bagus-indonesia/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/franchise-waralaba-bisnis-investasi-bagus-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Franchise bisnis waralaba adalah investasi bisnis bagus di Indonesia. Bisnis franchise Indonesia berkembang pesat, khususnya bisnis franchise makanan. Bisnis franchise atau bisnis waralaba punya banyak keuntungan, sehingga banyak investor Indonesia yang menjadikan bisnis franchise waralaba sebagai peluang usaha. Bisnis franchise punya tingkat keberhasilan lebih tinggi daripada bisnis biasa, karena sudah punya brand bisnis terkenal dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=146&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Franchise bisnis waralaba adalah investasi bisnis bagus di Indonesia. Bisnis franchise Indonesia  berkembang pesat, khususnya bisnis franchise makanan. Bisnis franchise atau bisnis waralaba punya banyak keuntungan, sehingga banyak investor Indonesia yang menjadikan bisnis franchise waralaba sebagai peluang usaha.<span id="more-146"></span></p>
<p>Bisnis franchise punya tingkat keberhasilan lebih tinggi daripada bisnis biasa, karena sudah punya brand bisnis terkenal dan sistem bisnis sukses. Walaupun begitu, sama seperti bisnis biasa, bisnis franchise atau bisnis waralaba juga punya risiko bisnis, yaitu: pada kontrak bisnis franchise antara franchisor vs franchisee dan sistem bisnis waralaba. Terkadang apa yang kita bayangkan indah di awal kontrak franchise, akhirnya belum tentu indah. Investasi franchise bisa rugi.</p>
<p>Jadi walaupun bisnis franchise waralaba Indonesia termasuk investasi Indonesia yang bagus, seperti: investasi emas, investor bisnis franchise harus tetap jeli memilih bisnis waralaba bagus sebagai invest tool.</p>
<p>Kita sebagai investor bisnis waralaba tidak boleh memilih franchise, karena franchise murah atau waralaba murah, kita harus memilih bisnis franchise yang berkualitas dan punya prospek di masa depan.</p>
<p>Tips investasi: investor bisnis franchise Indonesia atau franchisee harus mempertimbangkan risiko bisnis dalam memilih investasi bisnis waralaba franchise.</p>
<p>Sumber: http://www.tipsinvestasi.com/2009/11/franchise-waralaba-bisnis-investasi.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=146&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/franchise-waralaba-bisnis-investasi-bagus-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Investasi Emas vs Bisnis bagi Investor Bagus Mana?</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-emas-vs-bisnis-bagi-investor-bagus-mana/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-emas-vs-bisnis-bagi-investor-bagus-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:33:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Investasi emas vs investasi bisnis bagi investor bagus mana? Perbandingan emas dan bisnis sebagai alat investasi harus berdasarkan risiko dan return investasi. Semakin rendah risiko investasi, semakin bagus alat investasi dan semakin tinggi return investasi, makin bagus alat investasi. Risiko investasi emas lebih rendah dari risiko bisnis walau sama-sama dipengaruhi kurs dollar, karena harga emas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=144&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Investasi emas vs investasi bisnis bagi investor bagus mana? Perbandingan emas dan bisnis sebagai alat investasi harus berdasarkan risiko dan return investasi. Semakin rendah risiko investasi, semakin bagus alat investasi dan semakin tinggi return investasi, makin bagus <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">alat investasi</a>.<span id="more-144"></span></p>
<p>Risiko <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investasi</a> emas lebih rendah dari risiko bisnis walau sama-sama dipengaruhi kurs dollar, karena harga emas naik dalam jangka panjang.</p>
<p>Risiko emas <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investasi</a> memang lebih rendah, tapi return investasi emas juga lebih rendah dari return bisnis investasi. Jadi investasi emas atau<a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/"> investasi bisnis</a> yang merupakan investasi Indonesia terbaik?</p>
<p>Gold investment dan business investment sama-sama alat investasi bagus. <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">Tips investasi</a> emas dan bisnis: agar risiko dan return portofolio investasi optimal, <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investor</a> bisa investasi bisnis dan investasi emas.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=144&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-emas-vs-bisnis-bagi-investor-bagus-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Investasi Property Punya 2 Asumsi Utama</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-property-punya-2-asumsi-utama/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-property-punya-2-asumsi-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Investasi property punya dua asumsi utama agar nilai investasi property bisa selalu naik, yaitu: jumlah tanah terbatas property merupakan kebutuhan pokok manusia dan jumlah manusia akan semakin bertambah. Bila kedua asumsi di atas masih berlaku, maka investasi property, termasuk investasi apartemen, akan selalu naik karena supply property terbatas dan demand property akan selalu ada. Ingat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=142&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Investasi property</strong> punya dua asumsi utama agar <strong>nilai investasi property</strong> bisa selalu naik, yaitu:</p>
<ul>
<li>jumlah tanah terbatas</li>
<li>property merupakan kebutuhan pokok manusia dan jumlah manusia akan semakin bertambah.<span id="more-142"></span></li>
</ul>
<p>Bila kedua asumsi di atas masih berlaku, maka<a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/"> investasi </a>property, termasuk <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investasi apartemen</a>, akan selalu naik karena supply property terbatas dan demand property akan selalu ada. Ingat nilai <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investasi property</a> dipengaruhi oleh demand dan supply. Bila demand property lebih besar daripada supply property maka <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">nilai investasi</a> property akan naik. http://investingtool.blogspot.com/2008/05/real-estate-investing.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=142&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/investasi-property-punya-2-asumsi-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Kaya Hemat Pangkal Kaya, Pepatah Benar atau Mitos?</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/tips-kaya-hemat-pangkal-kaya-pepatah-benar-atau-mitos/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/tips-kaya-hemat-pangkal-kaya-pepatah-benar-atau-mitos/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Tips kaya: hemat pangkal kaya. Apakah benar kalau hemat bisa menjadi orang kaya? kalau tips menjadi kaya ini benar, maka kikir pangkal kaya raya. Kikir kan lebih hemat dari hemat. Apakah orang kikir bisa menjadi kaya raya? Kikir mungkin bisa membuat kita menjadi orang kaya raya, tapi apa bisa bahagia menjadi orang kikir? kalau tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=140&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;">Tips kaya: hemat pangkal kaya. Apakah benar kalau hemat bisa menjadi orang kaya? kalau <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">tips menjadi kaya</a> ini benar, maka kikir pangkal kaya raya. Kikir kan lebih hemat dari hemat. Apakah orang kikir bisa menjadi kaya raya?<br />
<span id="more-140"></span><br />
Kikir mungkin bisa membuat kita menjadi orang kaya raya, tapi apa bisa bahagia menjadi orang kikir? kalau tidak bahagia alias stress, bagaimana bisa mengelola <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">bisnis</a>? jadi kikir bisa membuat orang kaya raya, tapi dalam jangka pendek.</p>
<p>Bagi saya, pepatah hemat pangkal kaya bukan tips kaya yang benar, hanya mitos. Tips menjadi kaya: kalau mau menjadi orang kaya raya, kita harus <a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/">investasi</a>.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=140&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/tips-kaya-hemat-pangkal-kaya-pepatah-benar-atau-mitos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semarang Jadi Kota Pertama Sosialisasi Investasi Syariah Sukuk Ritel</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/semarang-jadi-kota-pertama-sosialisasi-investasi-syariah-sukuk-ritel/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/semarang-jadi-kota-pertama-sosialisasi-investasi-syariah-sukuk-ritel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 12:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Semarang, CyberNews. Pemerintah mulai melakukan sosialisasi surat berharga syariah negara (SBSN) Ritel atau Sukuk Negara Ritel (Sukri) seri SR-002 di daerah. Hal ini diperlukan mengingat Sukri SR-002 akan diterbitkan mulai 10 Februari mendatang, sedangkan masa penawaran dimulai 25 Januari-5 Februari. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, Semarang menjadi kota pertama tempat disosialisasikannya instrumen investasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=137&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, CyberNews.</strong> Pemerintah mulai melakukan sosialisasi surat berharga syariah negara (SBSN) Ritel atau Sukuk Negara Ritel (Sukri) seri SR-002 di daerah. Hal ini diperlukan mengingat Sukri SR-002 akan diterbitkan mulai 10 Februari mendatang, sedangkan masa penawaran dimulai 25 Januari-5 Februari.<span id="more-137"></span></p>
<p>Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, Semarang menjadi kota pertama tempat disosialisasikannya instrumen investasi berbasis syariah. Menyusul kemudian, Balikpapan, Medan, Makassar, Surabaya dan Pekanbaru.</p>
<p>&#8220;Potensi Jateng sangat besar sehingga kami memilih Semarang menjadi kota pertama sosialisasi. Apalagi kontribusi Jateng di sukuk yang pertama cukup tinggi nomer tiga setelah Jakarta dan Surabaya,&#8221; jelas Rahmat usai sosialisasi Sukri SR-002 di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (7/1) malam.</p>
<p>Depkeu menetapkan target indikatif penerbitan obligasi ritel berbasis syariah tersebut sebesar Rp 3 triliun. Menurut Rahmat, angka ini dibawah target penerbitan SR-001 tahun lalu sebesar Rp 5 triliun.</p>
<p>&#8220;Ya kita sesuaikan saja dengan kas pemerintah seberapa besar dibutuhkan dananya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Penawaran ditutup 5 Februari pada pukul 12.00 dan selanjutnya 8 Februari dilakukan penjatahan. Lalu setelmen dan penerbitan dilakukan pada 10 Februari 2010. Adapun untuk tingkat kupon akan ditetapkan pada 21 Januari tahun 2010 mendatang.</p>
<p>Imbalan ini ditetapkan berupa sewa yang bersifat tetap (<em>fixed coupon)</em> dan dibayarkan setiap bulan. Sukri akan dijual dengan harga Rp 1 juta per unit dengan minimum pemesanan Rp 5 juta dan kelipatannya tanpa ada maksimum pemesanan. Tenor berlaku selama tiga tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 10 Februari 2013.</p>
<p>Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Dahlan Siamat, mengatakan, investasi pada sukuk ritel  diharapkan memperkuat basis investor di dalam negeri. Apalagi penerbitan surat berharga tersebut juga dalam rangka membiayai defisit APBN 2010.</p>
<p>(<strong> Modesta Fiska			/ 			CN16 </strong>)</p>
<p>Sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/01/08/43941/Semarang-Jadi-Kota-Pertama-Sosialisasi-Investasi-Syariah-Sukuk-Ritel</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=137&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/10/semarang-jadi-kota-pertama-sosialisasi-investasi-syariah-sukuk-ritel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapan Nilai Investasi Berlipat Menjadi Dua? Gunakan Hukum 72</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/kapan-nilai-investasi-berlipat-menjadi-dua-gunakan-hukum-72/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/kapan-nilai-investasi-berlipat-menjadi-dua-gunakan-hukum-72/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:51:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum investsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Anda melakukan investasi sekali saja, maka ada saatnya dimana jumlah investasi Anda akan berlipat dua. Sebagai contoh, bila Anda menginvestasikan Rp 1 juta pada deposito yang memberikan suku bunga 12% per tahun (di roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu enam tahun. // // Cara menghitungnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=114&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Anda melakukan investasi sekali saja, maka ada saatnya dimana jumlah investasi Anda akan berlipat dua. Sebagai contoh, bila Anda menginvestasikan Rp 1 juta pada deposito yang memberikan suku bunga 12% per tahun (di roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu enam tahun.<span id="more-114"></span></p>
<div>
<div>//<br />
// <ins><ins></ins></ins></div>
<p>Cara menghitungnya adalah dengan menggunakan Hukum 72. Bagi angka 72 dengan suku bunga dari produk investasi Anda. Ini berarti:<br />
= 72 : 12<br />
= 6 tahun.<br />
Itulah jangka waktu yang dibutuhkan agar investasi Anda bisa berlipat dua.</p>
<p>Tentunya, semakin tinggi hasil investasi Anda, maka akan semakin cepat juga investasi Anda berlipat dua. Sebagai contoh, kalau suku bunga deposito Anda adalah 24% per tahun (di roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu 3 tahun (72 : 24 = 3). Bandingkan apabila suku bunga deposito Anda cuma 12%, dimana butuh 6 tahun agar uang Rp 1 juta Anda menjadi berlipat dua.</p>
<p>Sumber: http://www.semuabisnis.com/articles/64/1/Hukum-72/Page1.html</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;-</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/2010/01/05/priguna-investama/"><img class="size-medium wp-image-132 aligncenter" title="blog" src="http://bloginvestasi.files.wordpress.com/2010/01/blog.jpg?w=300&#038;h=116" alt="" width="300" height="116" /></a></p>
</div>
<p><!-- This uses the GoogleAdsense468x60.html snippet --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=114&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/kapan-nilai-investasi-berlipat-menjadi-dua-gunakan-hukum-72/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bloginvestasi.files.wordpress.com/2010/01/blog.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Perlu Beli Dolar?</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/apa-perlu-beli-dolar/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/apa-perlu-beli-dolar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[beli dolar]]></category>
		<category><![CDATA[beli dollar]]></category>
		<category><![CDATA[dolar]]></category>
		<category><![CDATA[dollar]]></category>
		<category><![CDATA[investasi dolar]]></category>
		<category><![CDATA[investasi dollar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Seminar yang saya adakan belum lama ini sungguh mengesankan. Semua kursi terisi penuh. Peserta yang datang sangat responsif dan proses interaktif berjalan sangat intens. Yang menarik, walaupun topik seminarnya berkisar tentang bagaimana mempersiapkan kesejahteraan finansial untuk anak, tapi ada peserta bertanya, &#8220;Perlu enggak sih kalau kita membeli dolar?&#8221;Pertanyaan ini sebetulnya mencerminkan kebiasaan orang kita yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=111&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><!-- The Adsense will automatically be inserted half way through the content. Applies for both Side and Middle options. -->Seminar yang saya adakan belum lama ini sungguh mengesankan. Semua kursi terisi penuh. Peserta yang datang sangat responsif dan proses interaktif berjalan sangat intens. Yang menarik, walaupun topik seminarnya berkisar tentang bagaimana mempersiapkan kesejahteraan finansial untuk anak, tapi ada peserta bertanya, &#8220;Perlu enggak sih kalau kita membeli dolar?&#8221;<span id="more-111"></span>Pertanyaan ini sebetulnya mencerminkan kebiasaan orang kita yang selalu dilakukan dari dulu sampai sekarang, yaitu membeli mata uang asing. Memang, kalau selama ini kita mengenal rupiah sebagai mata uang utama untuk menabung. Tapi tetap saja orang menoleh ke mata uang asing sebagai alternatif untuk bisa dibeli dan ditabung. Dan dolar, adalah salah satu mata uang yang paling sering dijadikan pilihan. Dalam hal ini, tentu saja dolar Amerika.</p>
<p>Menariknya, alasan orang membeli dolar bermacam-macam. Salah satunya, katanya, nilai uang kita turun terus. Sehingga kalau bisa, kita jangan terus pegang rupiah. Benarkah alasan ini? Tunggu dulu Bapak-Ibu. Yang dimaksud nilai uang kita turun terus mungkin adalah harga barang dan jasa di Indonesia terus mengalami kenaikan. Contohnya, kalau dulu harga barang Rp 10 ribu, sekarang mungkin Rp 12 ribu, dan tahun jadi Rp 15 ribu.</p>
<p>Dari segi kenaikan harga barang memang betul. Tapi, kan, nilai dolar belum tentu juga naik terus? Kalau dulu harga dolar pernah Rp 2.500, lalu naik jadi Rp 5.000, 7.000, 9.000, bahkan pernah sampai Rp 15.000, itu kan karena ada krisis? Belum tentu krisis akan ada lagi. Sekarang, harga dolar malah turun lagi jadi sekitar Rp 9.000. Jadi, jangan beli dolar hanya karena takut harga barang di Indonesia naik terus. Tapi, belilah dolar untuk berjaga-jaga kalau ada apa-apa.</p>
<p>Masih bingung? Begini, kalau Anda perhatikan, harga dolar di Indonesia menganut sistem mengambang bebas. Artinya, harga dolar betul-betul &#8220;diserahkan&#8221; kepada tawar-menawar di pasar. Kalau yang mau beli dolar lebih banyak, biasanya harganya akan naik. Tapi kalau yang mau beli dolar lebih sedikit daripada yang ingin menjualnya, bisa-bisa harga dolar turun.</p>
<p>Biasanya, keinginan membeli dolar akan lebih banyak muncul, salah satunya, kalau suhu politik mulai memanas. Contohnya, sebentar lagi mau Pemilu. Biasanya, setiap kali menjelang pemilu, suhu politik kita akan naik. Nah, di sinilah orang mulai banyak membeli dolar karena alasan keamanan. Artinya, mereka merasa bahwa keadaan di Indonesia mulai enggak aman. Lalu, mulailah mereka memborong dolar. Akibatnya, harga dolar naik.</p>
<p>Sebaliknya, kalau keadaan negara stabil, adem-ayem, tentram, dan damai, biasanya harga dolar juga akan stabil. Malah cenderung turun. Maklum, keadaan yang tenang membuat orang percaya dengan rupiah, sehingga lebih sedikit orang yang beli dolar. Jadilah harga dolar turun.</p>
<p>Sekarang apakah Anda sebaiknya membeli dolar? Kalau untuk jaga-jaga, silakan saja. Karena situasi negara kita saat ini pun belum bisa dibilang sudah betul-betul aman dan stabil. Ledakan bom di Bali kemarin, misalnya. Yang perlu diingat, jangan masukkan semua uang Anda dalam dolar. Setengahnya saja sudah cukup.</p>
<div>//<br />
// <ins><ins></ins></ins></div>
<p>Nah, kalau Anda mau beli dolar, di bawah ini ada sejumlah hal yang harus Anda perhatikan agar Anda tidak malah tergelincir.</p>
<ol>
<li><strong>Belilah dolar di pedagang yang resmi</strong>Salah satu hal yang paling ditakutkan orang ketika membeli dolar adalah mendapatkan uang dolar palsu. Nah, salah satu cara menghindari kemungkinan tersebut adalah dengan membelinya ke penjual resmi, seperti bank atau money changer.Memang, bank atau money changer sekalipun bisa saja menjual dolar palsu kepada Anda. Tapi tentu mereka punya kepentingan supaya Anda mau selalu balik ke tempat mereka dan jadi pelanggan. Artinya, mereka juga menjaga reputasi. Kalau sampai satu pelanggan kecewa lalu nama mereka masuk ke dalam Surat Pembaca di koran? Wah, bisa jadi iklan buruk buat mereka.Sekarang, bandingkan dengan penjual dolar perorangan dan tidak resmi yang umumnya tidak punya reputasi yang sudah dibangun sehingga biasanya juga tidak memiliki kepentingan untuk menjaga reputasinya.</li>
<li><strong>Jangan pernah lama-lama memegang uang dolar kertas</strong>Kenapa demikian? Karena perubahan fisik sedikit saja pada uang dolar Anda bisa membuatnya dihargai lebih rendah dari yang seharusnya. Pernah suatu hari saya dan istri saya mendapatkan dolar Amerika kertas dari seorang teman. Jumlahnya 200 dolar. Kami mendapatkannya dalam empat lembaran 50 dolar. Kursnya waktu itu sekitar Rp 9.100 per dolarnya. Ketika hendak menjual ke money changer, ada selembar yang fisiknya agak kuning. Langsung saja staf di sana mengatakan dia tidak mau membeli dolar saya seharga Rp 9.100, melainkan harus dipotong Rp 50.Ini berarti, untuk satu lembar 50 dolar itu, saya rugi Rp 50 per dolarnya. Saya pikir, untunglah cuma selembar saja yang bentuk fisiknya kuning. Kalau semuanya, wah&#8230; Jadi, sekali lagi, jangan terlalu lama menahan uang kertas dolar. Lebih baik selekasnya Anda simpan di safe deposit box, atau setorkan saja ke bank.Memang saat kita setor terkadang biaya selisih kursnya merugikan Anda. Tapi saya pikir, kerugian karena selisih kurs masih lebih mendinglah daripada kerugian akibat peribahan fisik dolar. Lama-lama, bisa-bisa uang dolar Anda malah tidak dihargai sama sekali kalau bentuk fisiknya betul-betul rusak. Kalau disetor ke bank, uang dolar Anda akan tercatat di sistem akuntansi mereka, bukan dalam bentuk fisik. Selain itu, juga dapat bunga. Lumayan, kan?</li>
<li><strong>Ketahui arti istilah Kurs Beli dan Kurs Jual</strong>Banyak dari kita yang masih salah mengartikan (atau sering tertukar pada arti) kurs beli dan kurs jual pada tempat jual beli dolar. Oke, andaikan saja Anda datang ke bank. Kemudian di situ terdapat tulisan kurs beli sebesar Rp 9.000 dan kurs jual Rp 9100. Pertanyaannya sekarang, kalau Anda ingin membeli dolar, pada harga berapa Anda akan membeli dolar tersebut?Jawabannya adalah pada kurs jual. Artinya, kurs jual adalah kurs di mana bank bersedia menjual dolarnya. Sebaliknya, kurs beli adalah kurs di mana bank bersedia membeli dolar yang Anda punya. Anda harus selalu melihat dan mengartikan besarnya kurs dari sisi mereka, bukan dari sisi Anda. Bukan sebaliknya.</li>
</ol>
</div>
<div>Nah, selamat membeli dolar.</div>
<div>Sumber: http://www.semuabisnis.com/articles/52/1/Apa-Perlu-Beli-Dollar-/Page1.html</div>
<div style="text-align:center;"></div>
<div style="text-align:center;">
<p>&#8212;-</p>
<p><a href="http://taufanwiguna.wordpress.com/2010/01/05/priguna-investama/"><img title="blog" src="http://bloginvestasi.files.wordpress.com/2010/01/blog.jpg?w=300&#038;h=116" alt="" width="300" height="116" /></a></div>
<p><!-- This uses the GoogleAdsense468x60.html snippet --></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="3" width="1">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=111&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/apa-perlu-beli-dolar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bloginvestasi.files.wordpress.com/2010/01/blog.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 Risiko Investasi Yang Paling Ditakuti</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/3-risiko-investasi-yang-paling-ditakuti/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/3-risiko-investasi-yang-paling-ditakuti/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:40:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[resiko investasi]]></category>
		<category><![CDATA[risiko investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Dikutip dari Tabloid NOVA No. 746/XIV &#8220;Beranikah saya mengambil risiko dalam berinvestasi?&#8221; Pertanyaan ini mungkin sering terlontar bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk melakukan investasi. Katakan Anda punya uang Rp 10 juta, dan Anda bingung apakah akan menaruhnya di bank atau di tempat lain. Kalau ditaruh di bank, Anda mungkin merasa aman. Tetapi kadang-kadang, tawaran investasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=109&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Dikutip dari <a href="http://www.tabloidnova.com/articles.asp?cat=010818">Tabloid NOVA No. 746/XIV</a></div>
<div></div>
<div>&#8220;Beranikah saya mengambil risiko dalam berinvestasi?&#8221; Pertanyaan ini mungkin sering terlontar bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk melakukan investasi. Katakan Anda punya uang Rp 10 juta, dan Anda bingung apakah akan menaruhnya di bank atau di tempat lain. Kalau ditaruh <span id="more-109"></span>di bank, Anda mungkin merasa aman. Tetapi kadang-kadang, tawaran investasi di tempat lain seringkali cukup besar dan sangat menggoda, sehingga ini kadang-kadang menakutkan Anda.</div>
<div>
<p>Yang namanya investasi pasti ada risikonya. Nah, dari pengalaman saya selama ini, biasanya hanya ada tiga (3) risiko yang paling ditakutkan orang ketika mereka berinvestasi:</p>
<ol>
<li><strong>Turunnya Nilai Investasi</strong>Risiko yang paling ditakuti orang ketika berinvestasi umumnya adalah &#8220;Apakah uang saya akan hilang?&#8221; Kebanyakan orang mungkin menjawab &#8220;tidak&#8221; kalau ditanya seperti itu. Iyalah, mana ada, sih orang yang mau kehilangan uangnya? Akan tetapi, masalahnya, yang namanya risiko pasti ada dalam setiap investasi. Hanya bedanya adalah di ukurannya. Ada produk investasi yang risikonya cukup besar, ada yang sedang, ada yang kecil. Itu mungkin butuh pembahasan yang khusus di NOVA nomor-nomor mendatang. Yang jelas, satu hal yang paling ditakuti orang, sekali lagi adalah: &#8220;Apakah uang saya akan hilang?&#8221;Oke, sekarang kalau Anda berinvestasi, seberapa besar penurunan nilai yang bersedia Anda tanggung bila Anda mengalami kerugian? 10 persen? 30 persen? 50 persen? Atau 100 persen? Berapapun besar kerugian yang bersedia Anda tanggung, ingatlah, itu adalah bagian dari berinvestasi. Jangan pernah mengharapkan Anda akan terus-menerus untung. Yang namanya kerugian, sesekali memang harus dialami. Kalau enggak mengalami, ya enggak belajar, kan?</li>
<li><strong>Sulitnya Produk Investasi itu Dijual</strong>Risiko kedua yang paling ditakuti orang ketika berinvestasi adalah apakah produk investasi yang dibelinya itu mudah untuk dijual kembali. Beberapa orang mungkin senang berinvestasi ke dalam emas karena emas dianggap mudah dijual kembali. Akan tetapi, ada juga orang yang berinvestasi ke dalam mata uang dolar Amerika, dan dolar tersebut cepat-cepat dimasukkannya ke bank. Ini karena bila dolar itu disimpan di lemari, maka kondisi fisik dari kertas uangnya mungkin akan menurun, dan itu kadang-kadang akan menyulitkan bila suatu saat dolar itu hendak dijual kembali. Maklum, beberapa bank seringkali tidak mau membeli mata uang asing Anda bila kondisi uang kertasnya robek, rusak atau kumal.
<div>//<br />
// <ins><ins></ins></ins></div>
<p>Contoh lain dari produk investasi yang tidak selalu mudah untuk dijual kembali adalah barang-barang Koleksi. Barang-barang koleksi umumnya tidak selalu mudah dijual kembali karena pasar pembeli barang-barang ini sangat spesifik. Lukisan misalnya. Karena pasarnya yang spesifik, tidak selalu mudah menjual lukisan. Tapi, sekali terjual, bisa saja harganya sangat tinggi dan memberikan untung yang lumayan buat orang yang menjualnya.</p>
<p>Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, ketahui lebih dulu seberapa mudahnya produk investasi Anda bisa dijual kembali. Jangan sampai Anda berinvestasi tapi tidak bisa menjualnya, karena barangnya memang sulit dijual.</li>
<li><strong>Hasil Investasi yang Diberikan Tidak Sebesar Kenaikan Harga Barang dan Jasa</strong>Bayangkan kalau Anda berinvestasi di deposito yang memberikan bunga 10 persen setahun, sedangkan dalam setahun harga barang dan jasa malah naik 15 persen? Hal ini seringkali terjadi, bukan karena terlalu tingginya kenaikan harga barang dan jasa, tetapi karena produk yang dipilih itu sendiri belum tentu sesuai.Iya dong, beberapa dari Anda mungkin menginginkan produk investasi yang aman dan konservatif. Tetapi, konsekuensinya adalah bahwa Hasil Investasi yang didapat mungkin saja tidak bisa menyamai kenaikan harga barang dan jasa. Kalau itu terus Anda alami dari tahun ke tahun, maka Anda akan bangkrut.Apa yang harus Anda lakukan untuk menghadapi risiko ini? Jangan menutup diri terhadap informasi. Pelajari produk-produk investasi lain yang mungkin Anda belum tahu, dan setelah itu cobalah masuk ke situ dengan mempertimbangkan segala konsekuensinya. Lama-kelamaan, Anda pasti bisa mengatasi tingginya kenaikan harga barang dan jasa dengan berinvestasi pada produk yang memang berpotensi untuk bisa memberikan hasil yang lebih tinggi dibanding kenaikan harga barang.</li>
</ol>
<p>Selamat berinvestasi!</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=109&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/3-risiko-investasi-yang-paling-ditakuti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Investasi Lewat Barang Koleksi</title>
		<link>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/investasi-lewat-barang-koleksi/</link>
		<comments>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/investasi-lewat-barang-koleksi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 00:39:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taufanwiguna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloginvestasi.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Ke mana saja Anda pernah berinvestasi? Pertanyaan itu mungkin mudah sekali untuk Anda jawab. Yang pasti, saya rasa tabungan di bank pernah Anda jadikan tempat untuk berinvestasi. Tabungan? Bukankah tabungan adalah tempat menyimpan uang saja, dan bukan untuk investasi? Oh, tidak begitu menurut saya. Tabungan di Bank, selain tempat untuk menyimpan dana Anda sehari-hari, sebetulnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=107&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><!-- The Adsense will automatically be inserted half way through the content. Applies for both Side and Middle options. -->Ke mana saja Anda pernah berinvestasi? Pertanyaan itu mungkin mudah sekali untuk Anda jawab. Yang pasti, saya rasa tabungan di bank pernah Anda jadikan tempat untuk berinvestasi.<span id="more-107"></span></p>
<p>Tabungan? Bukankah tabungan adalah tempat menyimpan uang saja, dan bukan untuk investasi? Oh, tidak begitu menurut saya. Tabungan di Bank, selain tempat untuk menyimpan dana Anda sehari-hari, sebetulnya juga bisa Anda jadikan tempat berinvestasi. Jadi ada dua macam kegunaan orang dalam menggunakan tabungan di bank, pertama sebagai tempat menyimpan uang untuk kebutuhan dana sehari-hari, dan yang kedua adalah sebagai tempat investasi. Tergantung yang mana yang Anda pilih.</p>
<p>Pendeknya, segala macam tempat yang bisa Anda taruh sejumlah dana dan bisa mendapatkan hasil investasi dari situ (baik berupa bunga maupun selisih harga jual dan beli), maka Anda layak menyebutkannya sebagai sebuah produk investasi. Termasuk produk tabungan di bank sekalipun.</p>
<p>Apa lagi selain tabungan? Ada deposito. Deposito juga merupakan produk investasi yang mungkin sering Anda gunakan untuk membiakkan uang Anda, karena deposito dianggap sebagai produk yang sangat aman ­ sepanjang bank Anda tidak bangkrut dan uang Anda dijamin.</p>
<p>Tapi, selain tabungan dan deposito yang memang sudah populer, pernahkah Anda berpikir untuk berinvestasi ke dalam barang-barang koleksi?</p>
<p>Barang-barang koleksi? Wah, jenis investasi apa lagi itu? Begitu mungkin Anda bertanya.</p>
<p>Barang-barang koleksi adalah sebutan bagi barang-barang yang umumnya sering dikoleksi orang. Kenapa orang mau mengoleksinya? Sederhana saja. Salah satu sebabnya adalah karena barang-barang tersebut dianggap memiliki nilai khusus. Apa saja contoh barang yang dianggap memiliki nilai khusus itu? Oh, banyak sekali. Contoh salah satunya yang paling sering kita lihat adalah perangko.</p>
<p>Memiliki Nilai Seni Tersendiri</p>
<p>Ngomong-ngomong soal perangko, saya yakin hampir semua dari Anda tahu apa itu perangko. Bagi Anda yang rajin mengirim surat (termasuk mengirim surat ke NOVA), paling tidak pastilah menggunakan perangko. Kalau Anda perhatikan, perangko terdiri dari berbagai macam terbitan. Entah itu terbitan tahun 50-an, 60-an, 70-an, sampai tahun 2000 pun juga ada.</p>
<p>Masing-masing terbitan memiliki tampilannya sendiri-sendiri. Namun demikian, kebanyakan perangko memiliki tampilan berupa gambar atau lukisan. Dengan demikian, melihat perangko sama ibaratnya seperti kita melihat lukisan dalam ukuran kecil. Karena itulah banyak sekali orang yang memutuskan untuk mengoleksi perangko, mengingat gambar-gambar yang ada di perangko memiliki nilai seni tersendiri sehingga orang-pun betah berlama-lama untuk melihat dan menikmati gambarnya.</p>
<p>Apa lagi selain perangko? Lukisan&#8230;! lukisan juga memiliki nilai seni tersendiri bukan? Ada banyak sekali orang yang mengkoleksi lukisan, dan semuanya berasal dari berbagai macam harga, ada yang ratusan ribu, jutaan hingga puluhan juta rupiah.</p>
<p>Apa lagi? Tidak harus barang-barang yang bergambar seperti perangko dan lukisan yang merupakan barang-barang yang memiliki nilai seni. Ada juga barang-barang yang dikoleksi karena memiliki bentuk dan tampilan khusus dan itu tidak harus berupa gambar. Pendeknya, segala macam barang yang memiliki nilai seni tersendiri bisa dijadikan barang-barang koleksi.</p>
<p>Memiliki Nilai Bersejarah</p>
<p>Selain barang yang memiliki nilai seni tersendiri, ada juga barang-barang yang dikoleksi karena barang-barang tersebut memiliki nilai yang dianggap bersejarah. Contohnya adalah barang-barang peninggalan proklamator kemerdekaan kita. Wah, sering lho ada barang-barang koleksi Bung Karno yang diperjualbelikan di pasar bebas dengan harga yang luar biasa tingginya.</p>
<p>Padahal barang tersebut mungkin sederhana saja, bisa berupa pulpen, buku, lemari, atau apa saja. Akan tetapi karena barang-barang tersebut tadinya dimiliki oleh Bung Karno sebagai tokoh yang sangat bersejarah, barang-barang tersebut seringkali menjadi rebutan para kolektor dan sering berpindah tangan dengan harga yang makin lama makin tinggi. Jadi sekali lagi, selain karena</p>
<div>//<br />
// <ins><ins></ins></ins></div>
</div>
<div>adanya nilai seni tersendiri, tindakan mengkoleksi barang seringkali disebabkan karena barang-barang tersebut dianggap memiliki nilai bersejarah.</p>
<p>Memiliki Usia Sangat Tua</p>
<p>Selain itu, pengoleksian barang sering juga didasarkan karena umurnya. Banyak orang yang mengoleksi barang karena barang tersebut memiliki usia yang cukup tua. Bahkan, makin tua usia barang tersebut, bisa jadi akan makin mahal harga barang tersebut. Apa contoh barang-barang yang dikoleksi karena usianya? Beberapa diantaranya adalah guci antik, meja antik, kursi antik, dan lain sebagainya.</p>
<p>Namun demikian perlu diketahui bahwa tidak semua barang-barang yang berusia tua memiliki nilai khusus dan dikoleksi oleh orang banyak, mengingat bahwa itu semua sangat tergantung pada persepsi orang terhadap barang tersebut.</p>
<p>Karenanya, dari beberapa macam anggapan terhadap nilai khusus tersebut, dibawah ini adalah contoh barang-barang yang bisa dikoleksi:</p>
<p>* Barang-barang seni (lukisan, patung)<br />
* Barang-barang kerajinan (keramik, batik)<br />
* Barang-barang aksesori (arloji)<br />
* Barang-barang perhiasan (kalung, gelang)<br />
* Barang-barang sejarah (benda peninggalan)</p>
<p>Jadi pada prinsipnya, hampir semua barang bisa dikoleksi. Nah, barang-barang koleksi inilah yang bisa dijadikan investasi.</p>
<p>BEDA KOLEKTOR DAN INVESTOR</p>
<p>Investasi? Lho, jadi apa bedanya melakukan investasi dengan mengoleksi? Jelas beda. Di sini saya ingin memperkenalkan Anda kepada sebutan Kolektor dan Investor :</p>
<p>&#8220;Kolektor&#8221; adalah sebutan bagi orang yang gemar mengoleksi barang tertentu. Tujuannya mengoleksi barang adalah (mungkin) untuk kepuasan batin, gengsi, dianggap memiliki selera yang baik, atau apa pun itu. Seorang kolektor membeli barang untuk dimiliki ­ kalau bisa ­ selamanya.</p>
<p>Sedangkan &#8220;Investor&#8221; adalah sebutan bagi orang yang mengoleksi barang hanya untuk dijual lagi demi mendapatkan keuntungan. Jadi, kalau kolektor membeli barang untuk dimiliki, sedangkan investor membeli barang untuk kemudian kelak bisa dijual kembali, bisa kepada kolektor atau sesama investor juga.</p>
<p>Pendeknya, seorang kolektor adalah pembeli, sedangkan investor adalah orang yang berinvestasi.</p>
<p>Bila Anda tertarik untuk berinvestasi ke dalam barang-barang koleksi, di bawah ini adalah tips yang mungkin perlu Anda ketahui :</p>
<p>1. Berinvestasilah ke dalam barang-barang yang memang Anda kenal dan kuasai seluk beluknya. Dengan demikian, Anda bisa tahu dengan pasti tentang segala macam hal yang menyangkut barang-barang koleksi Anda, seperti berapa harga pantasnya, ke mana bisa menjualnya, di mana bisa membelinya, dan seterusnya.</p>
<p>2. Jangan jatuh cinta pada barang koleksi Anda. Bila Anda jatuh cinta pada barang koleksi Anda, bisa-bisa Anda akan berat hati bila ingin menjualnya kembali. Padahal bila Anda adalah seorang investor, Anda toh harus menjual barang koleksi Anda kembali untuk mendapatkan keuntungan kan?</p>
<p>INVESTASI MAHAL?</p>
<p>Banyak orang beranggapan bahwa investasi pada barang-barang koleksi adalah investasi yang tergolong mahal. Pernyataan itu tidak selalu benar.</p>
<p>Jangan lupa bahwa setiap barang memiliki harga awal-nya sendiri. Sebuah perangko terbitan tahun 2000 yang sekarang ini berharga ­ katakan ­ Rp 1.000 dan sudah dipakai, bisa jadi 10 atau 20 tahun kelak menjadi barang koleksi yang bisa diperjualbelikan dengan harga ratusan ribu rupiah. Jadi pertanyaannya sekarang, pada harga berapa Anda membeli barang koleksi tersebut? Pada harga awalnya (ketika dia masih &#8220;murah&#8221;), atau pada harga yang memang sudah tinggi?</p>
<p>Sekarang, bagaimana dengan barang-barang di sekitar Anda? Bisa jadi barang-barang yang tadinya Anda pikir biasa saja, 10 atau 20 tahun kemudian menjadi tinggi sekali harganya karena barang tersebut memiliki nilai keindahan yang luar biasa. Siapa tahu?</p>
<p>Jadi, pasang mata dan telinga Anda, siapa tahu ada barang-barang tertentu di sekitar Anda yang nantinya bisa berharga tinggi. Dan yang jelas, investasi pada barang-barang koleksi tidak selalu merupakan investasi mahal, karena hal itu sangat bergantung pada harga berapa Anda membeli barang tersebut, apakah ketika harganya masih murah atau sudah mahal.</p>
<p>Selamat berinvestasi pada barang-barang koleksi.</p>
</div>
<div>Sumber: http://www.semuabisnis.com/articles/54/1/Investasi-Lewat-Barang-Koleksi/Page1.html</div>
<p><!-- This uses the GoogleAdsense468x60.html snippet --></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bloginvestasi.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bloginvestasi.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bloginvestasi.wordpress.com&amp;blog=11260454&amp;post=107&amp;subd=bloginvestasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloginvestasi.wordpress.com/2010/01/07/investasi-lewat-barang-koleksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/355f37f18d7ef204f8d07d81b6d11e72?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taufanwiguna</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
